Agus Siswanto

Alumni D 3 Pendidikan Sejarah IKIPN Yogyakarta tahun 1988, pernah mengajar di Baucau Timor Timur (1989 - 1999). Kini mengajar di SMAN 5 Magelang, hobby olah rag...

Selengkapnya

Menyimak tapi Tak Menyimak

Seperti biasa pada sholat Iedul Fitri dimanapun, selalu diakhiri dengan khotbah. Dan seperti halnya sholat Jum 'at, kegiatan khotbahpun menjadi bagian tak terpisahkan. Sehingga bagi siapapun tidak ada istilah hanya ambil sebagian.

Pada sholat Iedul Fitri kali inipun aku ikuti seperti biasanya. Sambil mendengarkan khatib menyampaikan tausiyahnya, kuperhatikan kiri dan kananku. Masya Allah, sebagian sibuk dengan gadget di tangannya. Sikap menunduk yang mereka lakukan, ternyata fokus pada gadget mereka. Sementara lantang suara sang khatib hanya berputar-putar di atas mereka. Terlintas dalam benakku, syah tidak ibadah mereka. Keberadaan mereka seakan hanya sekedar raga saja, sementara benak mereka entah melayang kemana?

Disadari atau tidak, benda kecil yang bernama gadget tersebut betapa luar biasa. Daya magisnya mampu membelokkan pikiran siapapun, dan bukan tidak mungkin mampu merusak ibadah siapapun. Maka hanya satu cara yang dapat kita lakukan, kendalikan gadget kita jangan justru gadget yang kendalikan kita.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Untunglah khatib sebelumnya telah mewanti-wanti kami sebagai jama'ah agar tertib dalam mendengarkan khotbah. Mematikan gadget dan tidak sibuk membuka mukena hingga acara selesai. Dan alhamdulillah sepanjang pengamatan hanya satu dua yang berani melanggar. Bahkan saat do'a dilantunkan banyak jamaah meneteskan air mata. Taqobalallahu minna wa minkum...

06 Jun
Balas

Subhanallah, selamat hari raya Iedul Fitri untuk ibu juga. Mohon dibukakan pintu maaf bagi kami.

06 Jun

Jika disaya maklum kampung pak, tidak seorangpun membawa gadget, semuanya khusu dalam mendengarkan khotbah. Kalau di kota iya, gadget sudah menjadi gaya hidup. Seolah pacar dunia akhirat kemanapun selalu dibawa, bahkan salat sekalipun. Tulisan yang sudah mengingatkan. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

06 Jun
Balas

He..he..lebaran zaman now kali.

06 Jun

Pengamatan yang jeli.. Begitulah menfengarkan zaman now. Seperti sarden. Badan kita di aini kepala entah ke mana. Btw jangan berprasangka buruk, mereka.buka gadget untuk nyatat lho Pak..hehehe..Selamat hari raya , mohon maaf lahir dan batin...

06 Jun
Balas

Ya semoga mereja tengah mencatat apa yang khotib sampaikan. Selamat hari raya Iedul Fitri Bun, mohon maaf lahir batin.

06 Jun

Slmt Hari Raya Idul Fitri.mhn mf lhr bathin

06 Jun
Balas

Terima kasih bu Butet. Sukses juga untuk ibu.

06 Jun

Memang dahsyat pengaruh gadget , juga masuk dalam urusan ibadah. Mungkin beda kali yah Pak, status khutbah saat jumat dengan hari raya. Atau mungkin ada pula yang memcatat isi tausiahnya. Memang kalau jumat ada yah ,saat khutbah jumat, gunakan gadget????. Sukses selalu dan barakallahu fiik

06 Jun
Balas

Ada Bun, tapi anak-anak biasanya.

06 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali