Agus Siswanto

Alumni D 3 Pendidikan Sejarah IKIPN Yogyakarta tahun 1988, pernah mengajar di Baucau Timor Timur (1989 - 1999). Kini mengajar di SMAN 5 Magelang, hobby olah rag...

Selengkapnya
Legawa

Legawa

Legawa adalah sikap yang harus kita lakukan saat kita menghadapi sesuatu yang tidak sesuai dengan ekspetasi kita. Harapan yang begitu membuncah akan suatu hasil, ternyata harus dihadapkan pada kegagalan. Perasaan kecewa paasti akan muncul seketika pada saat itu. Kalau orang mengatakan tidak kecewa, jelas tidak mungkin. Hanya yang membedakan adalah seberapa kadar kecewa yang mereka rasakan, dan langkah apa yang selanjutnya akan dilakukan.

Dalam beberapa kasus tidak jarang kegagalan yang didapatkan justru mendorong kita untuk melakukan hal yang tidak konstruktif, seperti mencari kambing hitam atau menyalahkan orang lain. Hal ini jelas tidak produktif, karena kita hanya akan terbelenggu dengan sikap su’udzon yang tidak berkesudahan.

Sikap legawa jika didalami ternyata justru memberikan ruang yang lebih besar bagi kita untuk meningkatkan derajat iman kita. Bukankah Allah SWT sudah menyampaikan dalam firmanNya:

Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allâh; barang siapa yang beriman kepada Allâh, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya. Dan Allâh Maha Mengetahui segala sesuatu ( QS At Taghabun/ 64: 11)

Sikap tidak mau menerima kegagalan justru membuat kita melawan apa yang telah Allah SWT gariskan.

Dalam perspektif yang lain, justru kegagalan mendorong kita untuk melakukan introspeksi. Melakukan segenap evaluasi diri terutama dalam proses yang telah kita lakukan saat ini. Sikap meletakkan kegagalan sebagai harapan baru justru akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Karena bagaimanapun kesempurnaan langkah selalu diawali dari evaluasi diri.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Setuju Pak, ketika yakin apapun yang terjadi merupakan kehendak Sang Pengatur hidup, menerimanya merupakan keniscayaan. Sukses selalu dan barakallahu fiik

18 Apr
Balas

Sip, sukses juga buat panjenengan.

18 Apr

Legawa...Sikap positif yang sangat membangun jiwa...Barakallah Pak Agus..

18 Apr
Balas

Barakallah juga buat jenengan Bun.

18 Apr

Subhanallah...terimakasih remindernya Pak. Sejuk rasanya membaca ulasannya. Semoga yang kalah akan legawa dan berpikiran spt itu. Barakallah Pak...

18 Apr
Balas

Terima kasih Bun, sudah mampir.

18 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali