Agus Siswanto

Alumni D 3 Pendidikan Sejarah IKIPN Yogyakarta tahun 1988, pernah mengajar di Baucau Timor Timur (1989 - 1999). Kini mengajar di SMAN 5 Magelang, hobby olah rag...

Selengkapnya
Inikah yang Namanya Ikhlas?

Inikah yang Namanya Ikhlas?

Setiap menjelang Hari Raya Iedul Fitri selalu ada bulir air di sudut mata ini. Ingatan tentang putri keduaku yang dipanggil Allah 10 tahun yang lalu, selalu hadir tanpa diundang. Kepergiannya di usia 13 tahun cukup menghentak kami berdua. Penyakit demam berdarah yang saat itu diidapnya mengantarnya menghadap sang Khalik.

Pada awal kepergiannya hingga saat ini, selalu ada pertanyaan yang tersimpan di hatiku. Tak pernah sekalipun aku bermimpi bertemu dengan mendiang anakku. Sementara istriku, justru sebaliknya. Ia sering bertemu dengannya dalam mimpi. Pertanyaan yang muncul dibenakku,adakah kurang kasih sayangku selama ini saat ia masih hidup. Sehingga setelah meninggal, ia tidak penah menemuiku dalam mimpi.

Rasa gundah ini akhrnya kusampaikan kepada teman-teman yang mengerti masalah keagamaan. Pertanyaan yang kuajukan simpel saja, adakah ini pertanda kurang sayangku padanya selama ia hidup? Namun jawaban yang kudapatkan justru sebaliknya. Ketidakmuncullannya dalam mimpiku adalah petanda bahwa aku telah melepaskannya dengan ikhlas. Mengambalikan semua kepada sang Penguasa dengan segenap hati.

Jawaban ini meskipun cukup melegakan, namun tetap belum sepenuhnya aku terima. Sehingga aku coba menanyakan pada beberapa teman yang lain. Jawabanyapun sama, pada intinya adalah rasa ikhlas akan kehilangan. Akhirnya aku yakinkan diri bahwa itu yang terjadi. Dan aku yakin Allah selalu mempunyai cara tersendiri untuk menyanyangi umatnya.

Namun mengapa setiap menjelang Iedul Fitri ada bulir air di sudut mata ini?

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Ikhlas ringan dikata berat dihati. Smoga Ananda mendapatkan yang lebih baik dari yang pernah diterima di dunia. Aamiin.

04 Jun
Balas

Aamiin ya robbal 'alamiin.

04 Jun

Bagaimanapun, tak mudah bagi siapa pun untuk melupakan buah hatinya. Semoga saja almarhumah mendapat tempat yang baik di sisi-Nya, Pak

04 Jun
Balas

Aamiin yaa robbal 'alamiin.

04 Jun

Pak Agus saya hampir sama dengan bapak. 5 tahun saat menjelang Idul Fitri ibu telah pergi kepada Sang Pencipta. Orang paling berarti dalam hidup saya karena sakit. Setiap mengenangnya tetesan air mata tak terbendungkan. Inginnya kan bisa bersua walau dalam mimpi sampai saat ini pun saya belum mengalaminya. Hanya lantunan doa saja yang bisa disampaikan kepada beliau. Tulisan pak Agus membuat saya merasakan hal yang sama. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

04 Jun
Balas

Ya semua Allah yang mengatur, insya Allah ibu mas Mulya mendapat tempat yang paling baik di sisi-Nya.

04 Jun

Air mata kasih sayang yang menetes kala mengenang, bukan karena tak ikhlas tapi ikatan rasa yang tetap ada meski dia telah tiada. Doa terbaik untuk ananda. Barakallah Pak Agus

04 Jun
Balas

Aamiin, makasih Bun. Selamat mudik.

04 Jun

Ikhlas itu sulit Pak. Bapak sudah mampu lakukan itu. Buliran air yang jatuh saat lebaran, sifatnya sesaat yang terkadang hadir begitu saja tak dapat dibendung. Sukses selalu dan barakallahu fiik

04 Jun
Balas

Terima kasih Bun. Selamat menyambut hari kemenangan.

04 Jun

Terharu saya pak Agus, jadi mbrebes mili. Iklas betapa sulitnya perpaduan hati dan logika untuk menerima kenyataan. Semoga almarhumah husnul khatimah. Sehat semangat selalu. Barakallahu fiik.

04 Jun
Balas

Aamiin, terima kasih Bu. Salam sehat dan bahagia buat Ibu juga.

05 Jun

Ya Allah....Ikut merasakan kesedihan Pak Agus...Ikhlas menjadi kata yang mudah diucapkan namun berat dirasakan...Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik disisi-Nya.. Barakallah Pak Agus...

04 Jun
Balas

Aamiin ya robbal 'alamiin.

04 Jun

semoga dzikra lilmauti sudah kita dapatkan, dengan terus kita mengingatnya. Barakallah Saudaraku sehat selalu

04 Jun
Balas

Aamiin Abah.

04 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali