Agus Siswanto

Pokokmen nulis...pokokmen nulis...pokokmen nulis!...

Selengkapnya
Ikhlas itu Bukan Urusan yang Mudah

Ikhlas itu Bukan Urusan yang Mudah

“ Hanya memberi, tak harap kembali,,, Bagai sang Surya menyinari dunia.”

Sepenggal lirik dari lagu anak-anak yang berjudul Kasih Ibu ini pasti telah akrab di telinga kita semua. Ungkapan yang terkesan sederhana ini, ternyata mempunyai makna yang begitu mendalam saat kita luangkan waktu untuk merenunginya.

Ikhlas, memang satu hal yang sangat sulit untuk kita penuhi sepenuhnya. Ibarat mudah di mulut namun berat di hati. Sebagai manusia, mengharapkan imbalan atas apa yang kita berikan tentu saja hal yang sangat wajar. Itulah kodratnya manusia. Padahal jika kita mengetahui ilmunya, maka mengharapkan balasan justru akan menggugurkan pahala dari amalan tersebut. Kecuali kita mengharapkan balasan dari Allah SWT.

Ada sebuah tulisan dalam artikel yang menarik. Menurut Dzun Nur Al Misri yang dimuat dalam Bincang Syariah, ternyata ada 3 ciri orang yang ikhlas dalam beramal. Dimana jika kita mampu memiliki ketiga ciri tersebut, Insya Allah kita akan termasuk dalam golongan orang yang ikhlas.

Pertama, orang tersebut tidak akan berubah sikapnya meskipun dihina atau dipuji atas amalan yang telah dilakukan. Amalan orang tersebut tidak akan berkurang ketika dihina, namun juga tidak akan melebih-lebihkan ketika mendapatkan pujian.

Kedua, melupakan amalan yang telah ia lakukan. Ia tidak suka mengungkit saat memberikan bantuan pada orang lain dan tidak suka menceritakannya pada orang lain. Karena gara-gara al mannu (mengungkit kembali amalan yang telah dilakukan) akan menggugurkan pahala dari amalan tersebut.

Ketiga, melupakan pahala amalan akhirat. Sikap yang mendorongnya selalu merasa masih kurang dalam beramal sehingga mendorongnya untuk selalu memperbanyak amalannya.

Akhirnya, semua kembali pada kita. Mampukah kita untuk memenuhi ketiga ciri tersebut. Namun selama kita melakukan semuanya semata-mata karena Allah SWT, maka insya Allah kita akan mampu mencapai derajat tersebut. Aamiin yaa robbal ’alamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Semoga tiga tahap ini bsa kita kerjakan agar kita sampai pada tahap ikhlas. Kerennn... salam sukses dan bahagia selalu.

15 Apr
Balas

Aamiin yaa robbal 'alamiin.

15 Apr

Betul sekali, Pak Agus. Satu pencerahan yang sangat bermanfaat bagi kita. Terima kasih, Pak Agus.

15 Apr
Balas

Sami-sami pak Edi.

15 Apr

Semoga kita bisa menjadi orang yang iklas. Barakallah pencerahannya, sukses selalu.

15 Apr
Balas

Aamiin, sukses juha buat jenengan.

15 Apr

Terima kasih sudah diingatkan untuk selalu ikhlas Pak Agus...

15 Apr
Balas

Ya kita saling mengingatkan bu. Apa kabar Kebumen.

15 Apr

Terima kasih sudah diingatkan untuk selalu ikhlas Pak Agus...

15 Apr
Balas

Terima kasih sudah diingatkan untuk selalu ikhlas Pak Agus...

15 Apr
Balas

Semoga kita bisa jadi orang yg ikhlas ya Pak. Masya allah tulisan yang inspiratif Bapak. Sehat sukses selalu pak. Barakallah

15 Apr
Balas

Aamiin.

16 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali