Agus Siswanto

Alumni D 3 Pendidikan Sejarah IKIPN Yogyakarta tahun 1988, pernah mengajar di Baucau Timor Timur (1989 - 1999). Kini mengajar di SMAN 5 Magelang, hobby olah rag...

Selengkapnya
Awas, Terpeleset!

Awas, Terpeleset!

Bulan Ramadhan tinggal hitungan hari lagi. Harapan untuk meraup berkah Ramadhanpun semakin menyempit. Shaf-shaf sholat Tarawih kitapun semaking merapat ke depan. Para peserta festival Ramadhapun mulai bertumbangan, tergoda dengan kegiatan lain.

Gambaran di atas, merupakan femona umum dimanapun. Ibarat dalam sebuah perlombaan. Etape terakhir hanya milik mereka yang mampu bertahan. Rombongan penggembira, pelan-pelan tersisih. Entah dengan sengaja, atau tidak mampu mempertahankan istiqomah mereka. Mereka yang tahu alasannya.

Namun, ternyata disinlah Allah SWT menunjukkan kebesaran-Nya. Justru di etape terakhir ini,Allah janjikan begitu banyak pahala bagi kita. Malam Lailatul Qadar, yang merupakan dambaan setiap orang beriman muncul di saat-saat ini. Malam-malam itikaf dimana kita berlumur dengan doa, istighfar, tadarus Al Qur 'an menjadi sarana kita untuk menggapai itu semua. Dan kembali, hanya mereka yang mampu istiqomah dalam bulan Ramadhan yang akan mampu menggapainya. Karena ibadah bukanlah sebuah barang instan, namun memerlukan s istiqomah melakukannya.

Lalu bagaimana tanda-tanda pribadi yang sukses dalam megarungi Ramadhan. Ternyata paling tidak akan terlihat dari 5 ciri berikut;

  1. Meneruskan puasa wajib selama Ramadhan dalam bentuk puasa-puasa sunnah yang lain setelah Ramadhan berlalu
  2. Membangun tradisi sholat Tarawih menjadi sholat Tahajud secara konsisten
  3. Semakin ringan dalam berbagi dengan sesama dalam bentuk zakat, infaq maupun sadaqah
  4. Senantiasa menjaga segala lisan dan perbuatannya
  5. Menjalin silaturahmi dengan baik, sebagai perwujudan habbluminannas

Ciri-ciri inilah sebenarnya seperti pribadi muslim idaman dalam QS Al Baqarah 183. Dan semoga kita mampu menjadi pemenang sejati dalam Ramadhan kali ini.

* Disarikan dari beberapa sumber.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Betul, Pak Agus. Kita harus bisa istikamah dalam beribadah. Seusai Ramadan pun harus tetap rajin melaksanakan berbagai amalan ibadah.

31 May
Balas

Siap pak Edi.

31 May

Benar Pak, semoga saya dapat jalankan lima hal itu. Sukses selalu dan barakallahu fiik

31 May
Balas

Aamiin.

31 May

Terima kasih ulasannya Pak Agus....Sangat bermanfaat...Salam sehat..Barakallah...

31 May
Balas

sangat menginfirasi, semoga yang merapat ke shaf depan termasuk kita. Barakallah saudaraku

31 May
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali